Senin, 29 April 2013

JR adalah Jeng Retno

 Aku pernah menulis ini di note FBku



AKU DAN MY JR
Pertama aku mengenal dunia property adalah saat my Hubby belajar S2 di Roorki India tahun 2000. My Dyaz masih baru TK ... berpikir untuk memberikan banyak teman bermain makanya aku tetapkan untuk menunggu di BSD bukan di Surabaya. Hari2 berat aku lalui berdua dengan jagoanku yang waktu itu masih 4 thn, hingga ibuku menelpon dan mengatakan kalau adikku akan menemani aku di BSD sambil mencari kerja kata ibuku ... ok, akhirnya memang adiku Yogi nemani aku di BSD. Waktu itu dia baru lulus arsiteknya di surabaya yang kemudian nyari kerja di jakarta, akhirnya sambil menunggu kerjaan yang sesuai dengan bidangnya aku sarankan untuk melamar di BMC atau BSD Marketing Club yang waktu itu sedang mencari anggota dan adiku masuk ke BMC itu yang banyak diikutkan untuk pameran property BSD di JCC atau di mall-mall di jakarta dan sekitarnya ... dari situlah, dikarenakan untuk mengusir rasa sepi dan mengisi waktu karena BMC sendiri ternyata free lance, akhirnya aku bener2 asyik berada di dalamnya... dunia yang dulu pertama kali lulus dari kampus ga pernah aku pikirin untuk bisa tekun mendalaminya. Asyik ikut dari pameran ke pameran kemudian merasakan hasil yang bener2 bisa aku nikmati bersama my Dyaz, bertemu orang2 baru yang tadinya pertama di BSD aku hanya mengenal jalan dari rumah ke BSD PLASA tapi setelah di dalam BMC aku tahu di setiap jengkal BSD ... hemmm, dulu ada ibarat kalo ada batu yang berpindah letak saja kita tahu...dan alhamdulillah BSD dulu juga membrikan training. akhirnya aku merasakan gimana enjoynya kerja di dunia property serasa kita bisa menjadi diri sendiri. tidak ada ikatan...dan bisa mengekspresikan kita tentunya positif untuk bisa mendapatkan penghasilan tambahan seperti yang kita inginkan.
Setelah waktu berlalu dan BSD harus berada di manajemen sinar mas, akhirnya BMC di bubarkan dan diserahterimakan ke investor yang yang berada di naungan STAR property di awalnya yang kemudian menjadi TREND property, sempat ga aktif..selain agak kecewa dng manajemn yang baru ada lagi yang penting aku hamil dan melahirkan Rery anak keduaku....setelah sempet ikut di LIPPO Land dan melahirkan Shita anak ketigaku ..aku aktif lagi di bawah Harvia pro dan kemudian AS property property lain terakhir adalah TRIDI pro...
sampai kemudian berpikir untuk bisa jalan sendiri ... dan di 8 juni 2008 doa pertama untuk JARDINN REALTY. pertama kali yang membuatku percaya aku bisa berdiri sendiri adalah Pak Tony ... sebenarnya klien yang mau menitipkan rumahnya di villa melati mas dan sekarang beliau tinggal di USA, beliau ternyata adalah pernah mengajar Tae-Kwondo pertama di karang empat dulu waktu aku masih kecil dan sekarang mungkin masih ada namanya di jajaran petinggi Tae-Kwondo Indonesia. berapa kali bertemu beliau di rumahnya, memberikan banyak pencerahan ... percaya diri yang akhirnya bersama keluargaku jadilah JARDINN REALTY.
kenapa JARDINN REALTY ... kalo dijelaskan pasti akan panjang, akhirnya untuk singkatnya kata adik iparku...Atik... " JR itu adalah JENG RETNO" dan dengan doa dari seluruh keluarga besarku dan keluarga besar my Hubby, jadilah JR berdiri sekarang dan akan selamanya. dengan spirit yang setiap waktu aku bangun sendiri di hatiku ... yang kemudian terasa menjadi rumah keduaku.
terakhir terimakasih untuk Allah SWT yang telah memberikan aku anugerah ini, memiliki JR adalah sesuatu yang sangat berarti buatku dan hidupku. terimakasih kepada my hubby dan anak2ku yang sangat mengerti aku karena dibanyak waktu kadang lebih tercurah ke my JR, terimakasih ke keluarga besarku, kakaku mas Dewo yang percayakan ke aku, semoga aku ga mengecewakannya, ke saudaraku yang lain. terimakasih ke pak Tonny ... semoga beliau membaca. untuk setiap kata yang beliau ucapkan waktu itu masih aku ingat. dan terakhir adalah untuk setiap anggota yang ada di JR .... ga bisa terkatakan. terimakasih.


Meski kantor Jardinn Realty sudah tidak begitu aktif dan telah berganti menjadi Jardinn Tour&Travel bukan berarti telah lenyap. Karena di dunia properti BSD selain sudah begitu padat satu lagi yang tak bisa terus aku lakukan /berjalan adalah waktu yang harus penuh aku curahkan dalam berbagi dengan team atau dalam melayani konsumen karena anak-anak sudah bisa protes dengan keberadaan ibunya. Yang pasti jiwa dan semangat Jardinn untuk bisa selalu berbuat yang terbaik bagi kehidupan ini akan selalu ada, selama Jardinn ada. Apapun nama dibaliknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar