Senin, 29 April 2013

INILAH AKU ....






Aku dilahirkan di Surabaya tanggal 24 Agustus 1968 anak ke 5 dari 7 bersaudara. Dilahirkan di sebuah puskesmas di Tambaksari Surabaya, besar dengan didikan jawa yang nasionalis karena bapak alm adalah seorang guru PMP kala itu. 
Menikmati pendidikan SDku di dekat rumah, karenanya untuk bersekolah harus berjalan kaki. 1 hal yang aku ingat saat sekolah SD adalah bahwa aku harus selalu menjemput teman aku yang rumahnya berdekatan denganku dan posisinya selalu aku lewati, jadi apabila di suatu minggu saat kami bermain ada perselisihan tetapi saat hari senin sekolah aku musti berbesar hati untuk menjemputnya, hal ini dikarenakan apabila aku tidak menjemputnya pasti ibu aku akan bertanya kenapa tidak pergi bersama dan akibatnya malah kena marah. Dari 1 hal yang aku pelajari dari SD itu aku mendapatkan hal bagaimana untuk bisa selalu berdamai dengan hati, bahwa mengalah itu tidak selalu kalah. Sampai sekarang itu aku terapkan di kehidupan aku, rumah tangga bersama suami ataupun ke anak-anak ataupun ke kantor aku JARDINN TOUR&TRAVEL, yang pasti semua yang kita lakukan pastilah akan ada akibatnya. Kalo boleh dibilang saat kecil itu aku selalu berkorban untuk rela  merendahkan hati selalu menghampiri teman aku buat pergi sekolah bersama padahal di hari kemarennya kami sempat berselisih adalah bahwa DAMAI ITU INDAH.

Setelah SD aku menikmati masa SMP di sekolahan terbaik di Surabaya. Tak banyak yang aku ingat hanya menikmati masa remaja yang penuh canda tawa bersama teman, meskipun aku termasuk ga banyak mengenal teman di SMP waktu itu yang mungkin hanya teman2 yang pernah menjadi teman sekelas aku. Yang spesial adalah aku menemukan kedua sahabatku yang sampai sekarang kami sering berbagi ANI dan CEPI. Sebenarnya kami dulu ber4 satu lagi bernama RIRIN yang saat itu lagi musim bikin club-club di sekolah. Makanya kami membuat club bernama VC atau the Venture's Club. Indah sekali mengingatnya kenapa dinamakan venture mungkin selain karena semua diantara kami ngefans sama salah satu idola sekolah kami yang namanya sama dengan itu adalah juga karena berarti bagus yang selalu berusaha atau berani mengambil resiko hehehe aku banget artinya itu ya. yang pasti kenangan itu tak akan terlupa meski sekarang diantara kami telah sama-sama memiliki keluarga, semoga kebahagiaan selalu menyertai kami sampai selamanya.
Dan hidupun terus berlanjut yang aku ingat pas terakhir lulus SMP dan kita harus mengikuti ujian masuk SMA negeri (maklum waktu itu masuk negeri masih harus pakai ujian) aku sakit flu berat (yang aku ingat sampai mengangkat kepala saja tak kuat) dan akhirnya gagalah aku masuk di SMA negri 9 Surabaya. Tapi tak masalah kegagalan sekali tak membuat aku menyerah untuk menggapai apa yang terbaik untukku. Akhirnya berdasarkan saran kakak aku mendaftar di sekolahan SMAK PETRA 1 Surabaya, diterima di Petra aku menikmati masa SMAku dengan berbeda karena sekolah aku waktu itu selalu masuk siang terus sampai aku lulus. Yang pasti satu hal yang aku dapat di SMA adalah perbedaan itu indah, karena justru dalam perbedaan itu kita bisa melihat keagungan Tuhan, bahwa aku harus dan wajib mengikuti pelajaran agama Kristen yang tidak aku anut, bahwa aku berteman dengan banyak teman yang beda warna kulitnya dengan aku. Disitulah indahnya SMA dulu, sebangku dengan seorang yang sama denganku bernama ANIS akan selalu aku ingat. Dan terakhir dari masa SMAku itu aku mendapatkan panggilan dari Mentri Pendidikan dan Kebudayaan kala itu untuk mengikuti program PMDK di Universitas Brawijaya Malang fakultas Hukum.
Dan waktupun berlalu aku belajar di Malang yang otomatis beda kota dengan tempat aku tinggal. Pertama-tama belajar di Malang hampir setiap hari aku sudah berada di Surabaya sampai ibu aku sempat bertanya "ini kuliah di Malang koq setiap hari nongol-nongol di Surabaya to?" maklum teman main masih banyak di Surabaya sampai akhirnya ibu aku juga merasakan perbedaan kalau aku justru tidak pernah pulang lagi. Kemudian beliau menemukan jawabannya saat suatu hari aku mengenalkan seorang teman BEDI mahasiswa teknik Pengairan seangkatan di Universitas Brawijaya.
Cerita awal mengenalnya tak pernah terpikir untuk serius yang akhirnya kami bisa bersama hingga sekarang. Awalnya mungkin karena aku pernah ikut bimbingan test di IPIEMS surabaya memiliki seorang teman bernama ANTIK dan dia ternyata sempat berkenalan dengan seorang mahasiswa teknik pengairan UB bernama DIDIK. Saat itu ada teman aku dari lamongan mengatakan bahwa aku dapat salam dari mahasiswa teknik pengairan asal lamongan bernama Didik, padahal kenal juga enggak tapi akhirnya setelah bertemu dan berkenalan dia sering ke kosan buat menanyakan tentang si antik temen aku. yang kemudian suatu hari dia mengenalkan teman sekos dan seangkatannya BEDI, pemuda yang diem, hmm sedikit kucel dengan rambut yang sedikit panjang kriwil-kriwil di belakang. perkenalan yang tak berpikir untuk panjang ceritanya kalo diterusin pasti panjang bener mungkin next dibikin posting sendiri judulnya KETEMU SEORANG BEDI sippp kan?
Yang pasti setelah saat itu memang dialah warna hidupku hingga saat ini, saat kami memutuskan untuk lebih bertanggung jawab pada kehidupan kami kedepan, setelah bersama lebih dari 6 tahun akhirnya di 2 September 1995 aku menjadi nyonya Zubaidi.
Satu keputusan terbaik yang aku lakukan. Akhirnya kehidupan berjalan kami tinggal di Serpong Tangerang, setelah suami aku harus meneruskan belajar S2 ke India saat itulah aku menemukan dunia yang membuat aku tambah bersemangat menghadapi kehidupan dunia : MARKETING, awalnya aku hanya menjadi member freelance untuk properti BSD yang akhirnya mengenalkanku kepada dunia usaha. Setelah managemen BSD berubah menjadi mayoritas milik Sinar Mas, kami para member freelance akhirnya berjalan sendiri- sendiri yang sempat aku mendirikan JARDINN REALTY yang kemudian sekarang menjadi JARDINN TOUR&TRAVEL.
Pelajaran terpenting dari hari-hari yang aku lalui dari aku kecil hingga kini adalah satu bahwa apa yang kita tanam itulah akan kita tuai, tak harus indah cerita yang kita miliki tapi percayalah semua akan indah pada waktunya, karena Allah SWT telah memberikan masing-masing dari kita cerita yang tak akan bisa kita hindari, tetapi karena kita tidak tahu bagaimana cerita kita maka yang sebenarnya dalam hidup ini kitalah sutradara dari kehidupan kita sendiri, mau baik atau buruk, mau susah atau senang kita semua yang menentukan, tergantung pikiran dan sikap kita dalam bertindak dan dalam memaknai kehidupan ini.
Syukur dan terimakasih selalu kepada Allah SWT yang telah memberikan kehidupan indah kepadaku, mempertemukan aku dengan orang-orang terbaik pilihanNya, yang akan bisa membekaliku dalam melangkah kedepan dengan penuh kebaikan dan berarti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar